PERTUMBUHAN DAN HASIL 20 FAMILI F4 CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) DI ULTISOLS
Abstract
Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Produksi cabai merah di Indonesia masih tergolong rendah hal ini disebabkan antara lain oleh karena banyak ditanam pada lahan dengan tingkat kesuburan tanahnya rendah salah satu nya Ultisols sehingga produksi cabai merah tidak optimal,. Salah satu upaya mengatasi permasalahan kesuburan tanah tersebut yaitu dengan menggunakan varietas cabai merah yang adaptif pada Ultisol. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan famili cabai merah F4 terbaik yang adaptif pada Ultisol. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2020 - September 2020 di Desa Beringin Raya, Kecamatan Muara Bangka Hulu, Kota Bengkulu dengan ketinggian tempat 10 mdpl. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan perlakukan yang terdiri dari 20 famili tanaman cabai merah dengan 2 ulangan.. Famili populasi generasi keempat (F4) cabai merah ini dikembangkan menggunakan metode SSD (single seed descent) dengan modifikasi. Hasil penelitian pada lahan Ultisol, didapatkan 2 famili terbaik dengan bobot buah per tanaman dibandingkan dengan 18 famili lain nya, famili tersebut yaitu FM 14 dan FM 16


_1.png)


