PENINGATAN FISIOKIMIA TANAH BEKAS TAMBANG EMAS : MENCIPTAKAN KEDAULATAN PANGAN DENGAN APLIKASI TERRA PRETA
Abstract
Proses kerusakan sifat fisik dan kimia tanah bekas penambangan emas yang disebabkan oleh transformasi kondisi tanah yang berbeda dalam lahan sawah alami menjadi lahan bekas tambang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan karakteristik tanah bekas penambangan emas dengan aplikasi Tetadi. Penelitian dilakukan dalam dua tahap; yang pertama adalah survei lahan sawah di Padang Sibusuk, Kabupaten Sijunjung, di tanah yang telah direklamasi dengan penambahan terra preta. Tahap kedua adalah eksperimen di rumah kaca pada tanah bekas penambangan emas dengan penerapan Tetadi (biochar padi Terra preta) menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Dosis perlakuan terdiri dari A = kontrol, B = 10 ton/ha Tetadi, C = 15 ton/ha Tetadi, D = 20 ton/ha Tetadi, E = 25 ton/ha Tetadi, dan F = 30 ton/ha Tetadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan sawah yang telah direklamasi mengalami peningkatan kadar bahan organik tanah secara moderat, diikuti oleh perbaikan sifat fisik dan kimia tanah lainnya. Lahan sawah juga menunjukkan sifat fisik dan kimia tanah yang baik untuk tanaman, namun tanaman ini mengandung merkuri organik dan anorganik yang melebihi ambang batas yang diizinkan. Teknologi TETADI menunjukkan perbaikan tanah yang optimal, yaitu peningkatan kadar bahan organik dan perbaikan sifat fisik dan kimia tanah lainnya pada dosis 25 ton/ha.


_1.png)


