PERBANDINGAN POLA RASIO MORFOMETRIK IKAN Betta chloropharynx SEBAGAI IKAN ENDEMIK PULAU BANGKA
Abstract
Salah satu topik penelitian yang harus diteliti adalah keberadaan ikan endemik Pulau Bangka. Ikan Betta chloropharynx adalah salah satu ikan endemik Pulau Bangka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari perbedaan morfologi ikan Betta chloropharynx di dua lokasi berbeda berdasarkan karakteristik morfometrik dan habitat ikan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Dari Agustus hingga September tahun 2023, penelitian ini dilakukan di perairan tawar di Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka. Dikumpulkan sepuluh ikan, masingmasing lima ikan Betta chloropharynx lokasi 1 dan lima ikan Betta chloropharynx lokasi 2. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan dipresentasikan sebagai grafik dan tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pola rasio morfometrik ikan chloropharynx pada dua lokasi yang berbeda, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dalam beberapa karakter, seperti panjang total (PT), panjang badan (PB), dan tinggi kepala (TK). Terdapat tiga penciri utama ikan chloropharynx berdasarkan rasio morfometrik: 1) panjang ekor (PE) (1,249), 2) panjang kepala (PK) (0,869), 3) lebar badan I (LB-I) (1 Habitat umum ikan Betta chloropharynx adalah perairan gambut dengan pH yang cukup rendah, berkisar antara 4-5, dengan warna perairan yang biasanya hitam hingga kecoklatan.


_1.png)


