PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) TAHAP MAIN NURSERY PADA BERBAGAI CAMPURAN MEDIA TANAM

Authors

  • Prasetyo
  • Bilman W. Simanihuruk
  • Zafanya M. Geofanny ST

Keywords:

Oil Palm, Ultisol Soil, Empty Bunches, Rice Husk

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditi perkebunan yang akhir-akhir ini menjadi primadona dengan tingginya harga minyak dunia, untuk itu banyak yang berminat untuk beralih ke komoditi tersebut oleh karena itu agar menjamin hasil yang baik, bahan tanam menjadi awal yang mempengaruhi keberhasilan. Untuk mendapat bahan tanam yang berkualitas, maka sejak di pembibitan perlu diperhatikan dengan baik. Pembibitan kelapa sawit tahap main nursery, media tanam merupakan salah satu syarat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komposisi campuran media tanam tanah ultisol, kompos Tandan Kosong Kelapa sawit (TKKS) dan sekam padi terbaik bagi pertumbuhan bibit kelapa sawit tahap main nursery di dalam polybag. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), faktor tunggal yaitu komposisi campuran Media Tanam (MT/Ultisol+TKKS+Sekam) dengan 3 ulangan, yang terdiri dari 10 perlakuan yaitu MT1 = 100% Tanah Ultisol, MT2 = 80% Tanah Ultisol + 20% Kompos TKKS + 0% Sekam Padi, MT3 = 80% Tanah Ultisol + 0% Kompos TKKS + 20% Sekam Padi, MT4 = 60% Tanah Ultisol + 20% Kompos TKKS + 20% Sekam Padi, MT5 = 60% Tanah Ultisol + 10% Kompos TKKS + 30% Sekam Padi, MT6 = 60% Tanah Ultisol + 30% Kompos TKKS + 10% Sekam Padi, MT7 = 60% Tanah Ultisol + 40% Kompos TKKS + 0% Sekam Padi, MT8 = 60% Tanah Ultisol + 0% Kompos TKKS + 40% Sekam Padi, MT9 = 50% Tanah Ultisol + 50% Kompos TKKS + 0% Sekam Padi dan MT10 = 50% Tanah Ultisol + 0% Kompos TKKS + 50% Sekam Padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan campuran media tanam dengan komposisi 50% tanah ultisol
+ 50% kompos TKKS + 0% sekam padi, 60% tanah ultisol + 40% kompos TKKS + 0% sekam padi, 60% tanah ultisol + 30% kompos TKKS + 10% sekam padi dan 80% tanah ultisol + 20% kompos TKKS + 0% sekam padi memberikan hasil pertumbuhan lebih baik yang berbeda tidak nyata pada variabel tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, luas daun, berat segar tajuk dan berat kering tajuk.

Downloads

Published

2022-06-30

How to Cite

Prasetyo, Bilman W. Simanihuruk, & Zafanya M. Geofanny ST. (2022). PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) TAHAP MAIN NURSERY PADA BERBAGAI CAMPURAN MEDIA TANAM. PROSIDING SEMINAR NASIONAL PERTANIAN PESISIR, 1(1), 214–221. Retrieved from https://semnas.bpfp-unib.com/index.php/SENATASI/article/view/54