PENGARUH JENIS PUPUK ORGANIK DAN DOSIS NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI PADA BUDIDAYA JENUH AIR
Abstract
Kedelai (Glycine max (L.) Merril) merupakan tanaman famili kacang-kacangan
yang memiliki sumber protein dan nilai ekonomis tinggi sebagai bahan baku olahan tempe
dan tahu. Upaya peningkatan produksi tanaman kedelai dengan berbagai cara sangat perlu
dilakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal, salah satunya dengan penerapan
budidaya jenuh air (BJA) dengan pemberian kombinasi pupuk organik kotoran ayam,
kambing, sapi dan pupuk anorganik NPK di lahan Ultisol. Tujuan penelitian ini adalah
untuk: (1) menentukan interaksi jenis pupuk organik dengan berbagai dosis pupuk NPK,
(2) menentukan jenis pupuk organik terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai pada
budidaya jenuh air di lahan Ultisol dan (3) menentukan dosis pupuk NPK terbaik terhadap
pertumbuhan dan hasil kedelai pada budidaya jenuh air di lahan Ultisol. Penelitian ini di
laksanakan di Desa Kemumu, Kec. Arma Jaya, Kab. Bengkulu Utara, Prov. Bengkulu pada
bulan September sampai Desember 2022 dengan ketinggian tempat 541 Mdpl. Sumber air
penerapan BJA berasal dari aliran irigasi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak
Kelompok Lengkap dengan 2 faktor yaitu pemberian berbagai jenis pupuk organik dan
dosis pupuk NPK terdiri atas: K 0 = Tanpa Pupuk; K 1 = Pupuk Kandang Ayam 20 ton/ha;
K 2 = Pupuk Kandang Kambing 20 ton/ha; K 3 = Pupuk Kandang Sapi 20 ton/ha dan P 0
(Tanpa NPK); P 1 = 150 kg/ha; P 2 = 225 kg/ha; P 3 = 300 kg/ha. Setiap perlakuan diulang
3 kali diperoleh 48 satuan percobaan, ukuran setiap petakan 1,5 m x 1 m dengan jarak
tanam 20 cm x 30 cm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat interaksi
pemberian pupuk organik dengan dosis NPK adalah pada variabel tinggi tanaman, jumlah
daun, jumlah cabang per tanaman, jumlah cabang per tanaman, bobot biji per tanaman,
bobot biji per petak, bobot bintil akar, bobot segar basah tajuk dan bobot segar basah akar.
Pola interaksi yang diperoleh bervariasi antara jenis pupuk organik dengan dosis NPK.
Secara umum, pupuk kandang ayam menunjukkan pertumbuhan terbaik pada dosis NPK
225 kg/ha, Pupuk kandang kambing pada dosis NPK 300 kg/ha dan pupuk kandang sapi
pada dosis NPK 300 kg/ha; Jenis pupuk organik terbaik diperoleh pada pemberian pupuk
kandang ayam 20 ton/ha; Dosis NPK terbaik diperoleh pada pemberian dosis NPK 225
kg/ha terbaik terhadap jumlah daun, bobot biji per tanaman, bobot biji per petak.


_1.png)


