PENGGUNAAN AMILIORAN PADA TANAH GAMBUT SEBAGAI MEDIA TANAM BENIH KELAPA SAWIT DI PRE-NURSERY
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perbandingan yang tepat pada komposisi media tanam tanah gambut dengan amelioran berupa tanah mineral, pupuk kandang sapi dan pupuk kandang ayam di pre-nursery pembibitan kelapa sawit. Penelitian menggunakan polybag yang disusun mengikuti rancangan acak lengkap (RAL), terdiri dari 9 perlakuan yaitu: P1 (Gambut 1 : Tanah Mineral 0), P2 (Gambut 0 : Tanah Mineral 1), P3 (Gambut 1 : Tanah Mineral 1), P4 (Gambut 2 : Tanah Mineral 1), P5 (Gambut 3 : tanah Mineral 1), P6 (Gambut 1 : pupuk kandang sapi 1), P7(Gambut 2 : pupuk kandang sapi 1), P8(Gambut 1 : pupuk kandang ayam 1), dan P9 (Gambut 2 : pupuk kandang ayam 1). Semua perlakuan diulang 3 kali, sehingga mendapat 27 unit percobaan, dan masingmasing UP terdiri dari 4 poly bag, sehingga didapat 108 benih kelapa sawit. Parameter pertumbuhan yang diukur adalah : tinggi tanam, jumlah daun, diameter batang, luas daun, tingkat kehijauan daun, volume akar, volume akar, bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan shoot/root ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan media tanam yang diuji berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter pertumbuhan bibit yang diuji. Tanah gambut tanpa ameliorant, maupun dengan berbagai perbandingan amilioran merupakan media tanam yang cocok untuk pertumbuhan benih kelapa sawit pre-nursery.


_1.png)


