ENHANCING OIL PALM SEEDLING DEVELOPMENT THROUGH OIL PALM SOLID WASTE AND NPKMg APPLICATION

Authors

  • Supanjani Supanjani Department of Crop Production, University of Bengkulu, Jl. WR Supratman, Bengkulu, Indonesia
  • Dian Jhonatan Simbolon Agroecotechnology Study Program, University of Bengkulu, Jl. WR Supratman, Bengkulu, Indonesia
  • Nanik Setyowati Department of Crop Production, University of Bengkulu, Jl. WR Supratman, Bengkulu, Indonesia
  • Herry Gusmara Department of Soil Science, University of Bengkulu, Jl. WR Supratman, Bengkulu, Indonesia
  • Muhimmatul Husna Department of Crop Production, University of Bengkulu, Jl. WR Supratman, Bengkulu, Indonesia
  • Zainal Muktamar Department of Soil Science, University of Bengkulu, Jl. WR Supratman, Bengkulu, Indonesia

Keywords:

Bibit kelapa sawit; Limbah padat; Pre-nursery; Pupuk NPKMg; Ultisol

Abstract

Pembibitan awal (pre-nursery) dalam budidaya kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan tahap sangat penting untuk memastikan bibit yang sehat sebelum ditanam di lapangan. Optimalisasi media tanam dan pemupukan pada tahap pre-nursery untuk menghasilkan bibit sehat masih menjadi tantangan. Penelitian dilakukan untuk memanfaatkan limbah padat dari industri kelapa sawit dan pupuk NPKMg (15:15:6:4) untuk meningkatkan kualitas media tanam. Tujuan penelitian (1) menentukan pengaruh kombinasi dosis limbah padat kelapa sawit dan pupuk NPKMg (15:15:6:4) terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tahap pre-nursery, (2) menentukan dosis optimal limbah padat untuk pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tahap pre-nursery, dan (3) menentukan dosis terbaik pupuk NPKMg (15:15:6:4) untuk pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tahap pre-nursery. Percobaan dilakukan di Stasiun Percobaan Pertanian, Universitas Bengkulu, pada bulan Januari hingga April 2024. Desain percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor: faktor pertama adalah aplikasi limbah padat pada tiga level—0 kg/1 kg tanah, 0,5 kg/1 kg tanah, dan 1 kg/1 kg tanah—dan faktor kedua adalah dosis NPKMg pada empat level—1 g/polybag, 2 g/polybag, 3 g/polybag, dan 4 g/polybag. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara limbah padat dan NPKMg (15:15:6:4) terhadap jumlah daun. Aplikasi limbah padat secara signifikan berpengaruh positif terhadap pertumbuhan bibit yang ditunjukkan oleh tinggi tanaman, diameter batang, kehijauan daun, bobot kering tajuk, dan bobot kering akar yang lebih tinggi dibandingkan kontrol. Namun, aplikasi pupuk NPKMg (15:15:6:4) tidak berpengaruh secara nyata terhadap pertumbuhan bibit sawit. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan limbah padat kelapa sawit sebagai bahan amelioran media tanam dapat secara s ignifikan meningkatkan kualitas pertumbuhan bibit kelapa sawit pada tahap pre-nursery, sehingga dapat menjadi solusi berkelanjutan untuk mengurangi ketergantungan pada input pupuk sintetik

Downloads

Published

2024-11-16

How to Cite

Supanjani, S., Dian Jhonatan Simbolon, Nanik Setyowati, Herry Gusmara, Muhimmatul Husna, & Zainal Muktamar. (2024). ENHANCING OIL PALM SEEDLING DEVELOPMENT THROUGH OIL PALM SOLID WASTE AND NPKMg APPLICATION. Prosiding Seminar Nasional Perlindungan Tanaman, 2, 151–162. Retrieved from https://semnas.bpfp-unib.com/index.php/perlintan/article/view/240