LEVEL DOSIS PUPUK KANDANG AYAM DI TANAH ULTISOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKTIFITAS 3 VARIETAS TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt)
Abstract
Permintaan pasar akan jagung manis (Zea mays saccharate Sturt) semakin tahun semakin meningkat. Jagung manis menjadi sumber alternatif pangan utama karena kandungan gizi dan rasanya yang enak. Namun, seringkali permintaan pasar tidak terpenuhi dikarenakan produksinya yang masih rendah sehingga perlu peningkatan kapasitas media tanam maupun lahan pertanian untuk menjangkau ketersediaannya. Penelitian ini bertujuan menguji beberapa tingkatan dosis pupuk kandang ayam (pukan ayam) di tanah Ultisol dalam mendukung pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok lengkap dengan 2 faktor, yaitu varietas jagung manis dan taraf dosis pupuk kandang ayam. Varietas jagung manis yang digunakan terdiri dari varietas Bonanza, Paragon dan Talenta. Dosis pupuk kandang ayam yang digunakan meliputi 5, 10, 15, dan 20 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi yang nyata antara dosis pupuk kandang ayam terhadap 3 varietas jagung manis. Namun, pemberian level dosis pupuk kandang menunjukkan adanya pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan total luas daun. Penggunaan dosis pukan ayam 15 ton/ha mampu memberikan hasil yang optimum, dimana tinggi tanaman sebesar 218,34 cm dan total luas daun 830,26 cm 2 . Sementara itu, varietas yang paling responsi terhadap pemupukan adalah varietas bonanza yang menghasilkan tinggi tanaman, tingkat kehijauan daun, bobot tongkol per petak, bobot segar dan bobot kering tanaman lebih tinggi dibandingkan dengan varietas lainnya. Penggunaan pukan ayam mampu memperbaiki ketersediaan unsur hara di tanah ultisol sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman jagung manis.


_1.png)


