SEBARAN SPASIAL DAN KERAPATAN JENIS LAMUN DESA KAHYAPU DAN DESA KAANA PULAU ENGGANO
Keywords:
Distribusi Spasial, Lamun, Pulau EngganoAbstract
Lamun merupakan tumbuhan sejati yang memiliki akar, batang, bunga dan biji yang hidup di perairan laut dangkal. Sebaran lamun disuatu perairan merupakan hal yang penting untuk diketahui sebagai data awal untuk mengetahui potensi lamun disuatu daerah. Masih minimnya penelitian tentang sebaran spasial dan kerapatan lamun di Pulau Enggano sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran spasial dan kerapatan jenis lamun di Desa Kahyapu dan Desa Enggano. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Juli 2019. Metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan dua cara yaitu data langsung di lapangan dan menggunakan citra satelit Seninel-2A. pengambilan data kerapatan menggunakan transek kuadrat ukuran 100 cm x 100 cm. Peta distribusi lamun mengnggunakan analisis citra satelit Sentinel-2A dengan alogritma Lyzenga. Hasil penelitian menunjukan bahwa Komposisi jenis lamun yang ditemukan yaitu 3 jenis lamun di Desa Kahyapu dan Desa Kaana yaitu Lamun Enhalus acoroides, Thalassia Hempricii, Cyeamodocea Spp. Kerapatan jenis lamun tertinggi E. acoroides yaitu 123 ind/m2, kerapatan tertinggi T. hemprichii yaitu 1006 ind/m2 dan Kerapatan tertinggi Cymodocea Sp yaitu 378 Ind/m2. Hasil pengolahan analisis menggunakan Citra satelit Sentinel-2A di Desa Kahyapu dan Desa Kaana, Pulau Enggano yaitu berdasarkan hasil pemetaan distribusi spasial didapatkan lamun tersebar disepanjang pesisir pantai perairan dengan luasan 83 hektar.
