EVALUASI KEAMANAN PRODUK PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN (IKAN KERING BELEBERAN) DI SEKITAR PANTAI KOTA BENGKULU

Authors

  • Selly Ratna Sari Prodi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian Jl. W. R. Supratman, Kandang Limun, Provinsi Bengkulu, 38371, Indonesia
  • Elmeizy Arafah Prodi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian Jl. W. R. Supratman, Kandang Limun, Provinsi Bengkulu, 38371, Indonesia
  • Nella Tri Agustini Prodi Ilmu Kelautan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Jl. W. R. Supratman, Kandang Limun, Provinsi Bengkulu, 38371, Indonesia

Keywords:

Bleberan, Keamanan, Kering, Pengolahan, Perikanan

Abstract

Ikan kering salah satu jenis produk pengolahan hasil perikanan yang memiliki prospek dalam perekonomian. Pembuatan ikan kering di Kota Bengkulu memberikan nilai tambah ubtuk setiap jenis ikan.  Pengolahan produk perikanan kering dilakukan secara tradisional dan sederhana. Pengolahan yang selalu dilakukan di Kota Bengkulu menggunakan jenis ikan bleberan (Thryssa sp). Ikan jenis bleberan memiliki nilai tambah sampai Rp. 5.799,32/kg dan lebih tinggi dibandingkan ikan kering lain. Permasalahan kondisi pengolahan ikan kering saat ini tanpa menggunakan garam, kurang hygiene dan dibiarkan begitu saja dalam proses penjualan dan tanpa pengemasan. Selain itu, penggunaan pengawet yang tidak aman. Produk kering memiliki keunggulan dalan penyimpanan namun memiliki kekurangan dalam kebersihan serta keamanan. Urgensi penelitian meliputi beberapa produsen atau pedagang sering menambahkan bahan tambahan kimia berbahaya. Hal ini diperlukan evaluasi dan analisis bahan tambahan seperti formalin.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi adanya kandungan formalin pada produk pengolahan ikan kering di sekitar Pantai kota Bengkulu. Jenis penelitian ini dengan pemecahan masalah dengan metode deskriptif yaitu melakukan survei lokasi, pengambilan sampel dan menganalisisi kandungan formalin yang diduga digunakan sebagai pengawet ikan. Hasil penelitian secara kualitatif terhadap 10 pedagang ikan asin yang diambil secara acak. Penelitian hanya mengambil jenis ikan bleberan.  Hasil menunjukan semua sampel positif mengandung formalin. Kandungan formalin pada ikan dapat terakumulasi dan berbahaya bagi tubuh manusia. Formalin dapat menyebabkan karsinogenik dan beberapa penyakit lain, apabila dikonsumsi dalam waktu yang cukup panjang. Oleh karena itu perlu evaluasi seperti data dijadikan penilaian dan dilakukan pencegahan dengan memberikan larutan pengawet yang aman, alami dan tidak berbahaya. 

Downloads

Published

2025-03-18

How to Cite

Sari, S. R., Arafah, E., & Agustini, N. T. (2025). EVALUASI KEAMANAN PRODUK PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN (IKAN KERING BELEBERAN) DI SEKITAR PANTAI KOTA BENGKULU. PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN, 3, 473–483. Retrieved from https://semnas.bpfp-unib.com/index.php/semnaskel/article/view/294