Keanekaragaman Komunitas Makroalga di Zona Intertidal Kampung Kunef, Kabupaten Supiori, Papua
Keywords:
intertidal, keanekaragaman, kualitas perairan, makroalga, PapuaAbstract
Makroalga merupakan organisme thallus (Thalophyta) yang memiliki potensi pemanfaatan luas dalam bidang pangan, farmasi, dan bioteknologi. Keragaman makroalga di kawasan intertidal dipengaruhi oleh dinamika faktor lingkungan yang tinggi. Perairan Kampung Kunef, Papua, diketahui memiliki hamparan terumbu karang dan lamun yang menjadi habitat bagi berbagai jenis makroalga, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keanekaragaman komunitas makroalga di zona intertidal Kampung Kunef, Kabupaten Supiori, Papua. Pengambilan sampel dilakukan pada Bulan Oktober 2024, menggunakan metode garis transek dengan teknik sampel kuadrat, sedangkan parameter kualitas air (suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut) diukur secara in situ. Hasil penelitian menunjukkan adanya 33 jenis makroalga yang tergolong dalam kelas Chlorophyceae (16 jenis), Phaeophyceae (9 jenis), dan Rhodophyceae (8 jenis). Komposisi tertinggi terdapat pada Chlorophyceae (47,16%), diikuti Phaeophyceae (37,42%) dan Rhodophyceae (15,43%). Nilai indeks keanekaragaman (H’=3,30) dan keseragaman (E=0,94) menunjukkan kategori tinggi, sedangkan indeks dominansi rendah (C=0,04). Parameter lingkungan berada dalam kisaran optimal bagi pertumbuhan makroalga, meliputi suhu 30,9-31,5 °C, salinitas 30–35 ppt, pH 7,98–8,3, dan oksigen terlarut 7,2–7,7 mg/L. Secara keseluruhan, kondisi perairan Kampung Kunef sangat mendukung keberagaman komunitas makroalga dan berpotensi untuk pengembangan pemanfaatannya di masa mendatang.
