TEKNIK PEMBESARAN IKAN KERAPU BEBEK (CROMILEPTES ALTIVELIS) DENGAN METODE KERAMBA JARING APUNG (KJA) DI BALAI BESAR PERIKANAN BUDI DAYA LAUT LAMPUNG

Authors

  • Reza Oktoviani Prodi Ilmu Kelautan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Jl. W. R. Supratman, Kandang Limun, Provinsi Bengkulu, 38371, Indonesia
  • An Nisa Nurul Suci Prodi Ilmu Kelautan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Jl. W. R. Supratman, Kandang Limun, Provinsi Bengkulu, 38371, Indonesia
  • Lucky Marzuki Nasution Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung Jl. Yos Sudarso, Pesawaran, Provinsi Lampung, 35454, Indonesia

Keywords:

Budidaya, Pembesaran, Keramba Jaring Apung, Kerapu Bebek

Abstract

Ikan kerapu bebek merupakan komuditas perikanan yang menjadi peluang bisnis baik di pasar domestik maupun pasar Internasional. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui teknik pembesaran ikan kerapu bebek dengan metode Keramba Jaring Apung (KJA) secara langsung di BBPBL Lampung. Metode yang digunakan yaitu metode observasi dan analisis deskriptif. Metode observasi yaitu dimana kegiatan mengamati yang didasarkan pada fakta-fakta dilapangan. Sedangkan analisis deskriptif yaitu memberikan deskripsi atau gambaran mengenai objek penelitian dan mengintepretasikannya sesuai dengan keadaan apa adanya. Keramba Jaring Apung yang digunakan terdiri dari jaring yang berukuran 3 m x 3 m x 3 m yang berbahan Polyethylene (PE) dengan mata jaring berukuran 1-1,5 inci, pelampung dan pemberat. Kedalam keramba ditebar benih ukuran 50-75 gram dan panjang 17- 32 cm dengan, kepadatan 100 ekor/m3. Ikan diberikan pakan rucah jenis kuniran dan pellet megami GR kode no. 10 dengan dosis 3% dari total biomassa. Frekuensi pemberian 1 kali/hari pada pukul 08.30 pagi secara ad satiation. Pertumbuhan ikan diamati dengan melakukan pengukuran panjang dan berat seminggu sekali. Sampel diambil secara acak sebanyak 10 % dari jumlah pupulasi hidup. Kualitas air berupa salinitas, suhu, DO, kecerahan, dan kedalaman diamati juga seminggu sekali. Hasil pemeliharaan selama 27 hari diperoleh berat rata-rata 0,609 g/ekor, laju pertumbuhan spesifik 1,63% dan menghasilkan nilai konversi pakan 1,76 dengan kombinasi ikan rucah 70% yaitu sebesar 1,19 dan pellet 30% yaitu sebesar 0,51, serta kelulusan hidup sebesar 100%.

Downloads

Published

2025-03-18

How to Cite

Oktoviani, R., Suci, A. N. N., & Nasution, L. M. (2025). TEKNIK PEMBESARAN IKAN KERAPU BEBEK (CROMILEPTES ALTIVELIS) DENGAN METODE KERAMBA JARING APUNG (KJA) DI BALAI BESAR PERIKANAN BUDI DAYA LAUT LAMPUNG. PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN, 3, 80–99. Retrieved from https://semnas.bpfp-unib.com/index.php/semnaskel/article/view/262

Most read articles by the same author(s)