PEMETAAN DISTRIBUSI SPASIAL DAERAH PENANGKAPAN IKAN KARANG NELAYAN DI DESA KAHYAPU, PULAU ENGGANO
Keywords:
Daerah Penangkapan Ikan, Kahyapu, SIGAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh nelayan Desa Kahyapu di Pulau Enggano belum memiliki informasi spasial yang belum memadai untuk menunjang informasi daerah penangkapan ikan karang. Urgensi dari penelitian ini adalah menyediakan data pendukung mengenai daerah penangkapan ikan karang, sehingga nelayan lokal dapat melakukan kegiatan perikanan secara lebih efisien dan berkelanjutan. Tujuan Penelitian ini adalah memetakan distribusi spasial daerah penangkapan ikan karang di Desa Kahyapu. Penelitian ini menggunakan metode pemetaan spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Data primer diperoleh melalui survei lapangan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 8 titik daerah penangkapan ikan yang merupakan tempat nelayan Desa Kahyapu melakukan penangkapan ikan karang. Daerah penangkapan ikan yang sering dikunjungi oleh nelayan adalah Podipo dan Merpas. Nelayan Desa Kahyapu Ketika musim angin Tenggara tidak melakukan penangkapan ikan di Lokasi pulau dua ataupun merbau karena angin yang kencang. Sebaran jenis-jenis ikan karang yang sering ditangkap oleh nelayan terdapat 11 Jenis Ikan, dan ikan yang sering tertangkap adalah ikan Baronang dan belanak. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan pendekatan pemetaan partisipatif dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang daerah penangkapan ikan di Desa Kahyapu, Pulau Enggano, dengan mengintegrasikan pengetahuan lokal ke dalam pengelolaan perikanan yang berkelanjutan.
