PROFIL POTENSI EKOWISATA BAHARI DI DESA KAHYAPU KECAMATAN ENGGANO
Keywords:
Pulau Enggano, Desa Kahyapu, Ekowisata BahariAbstract
Pulau Enggano merupakan salah satu pulau terdepan Indonesia, yang terletak di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Pulau Enggano memiliki 6 Desa yaitu Desa Kahyapu, Kaana, Malakoni, Meok, Apoho dan Banjarsari. Pulau Enggano tersebut memiliki keanekaragaman ekosistem padang lamun yang tinggi, salah satunya di perairan Pantai Desa Kahyapu. Desa Kahyapu terletak di Pulau Enggano, salah satu pulau terluar Indonesia yang berada di Samudra Hindia, di sebelah barat Pulau Sumatra. Desa ini dikenal karena kekayaan alam bawah lautnya, termasuk terumbu karang yang menakjubkan dan berbagai spesies laut. Pantai-pantainya yang mempesona dan budaya lokal yang khas membuatnya berpotensi menjadi destinasi Ekowisata bahari. Sebagian besar penduduk Desa Kahyapu bergantung pada perikanan dan kegiatan lain yang terkait dengan laut. Pengembangan desa ini sebagai Desa Bahari diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal dan mendukung pariwisata berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun Profil Desa Kahyapu di objek ekowisata bahari. Penelitian ini di lakukan di Desa Kahyapu Pulau Enggano Bengkulu Utara. Metode penelitian menggunakan metode survey dengan teknik wawancara dan observasi langsung. Hasil dari penelitian Desa kahyapu memiliki kekayaan alam bawah lautnya, termasuk perikanan tangkap, dan berbagai spesies laut. Desa Kahyapu merupakan sebuah desa yang mempunyai potensi sumberdaya hayati, yaitu ekosistem terumbu karang, ekosistem mangrove, ekosistem padang lamun dan sumberdaya hayati perikanan. Pantai-pantainya yang mempesona seperti Pulau Dua podipo dan batu layar dan budaya lokal yang khas membuatnya berpotensi menjadi destinasi wisata bahari.
