PENGUJIAN KESEHATAN ENAM VARIETAS KACANG HIJAU (Vigna radiata L) DENGAN METODE PEMERIKSAAN BIJI KERING DAN METODE PENCUCIAN BENIH (GRINDING)
Keywords:
Benih, Cendawan, Kacang Hijau, VarietasAbstract
Tanaman kacang hijau (Vigna radiata L) termasuk suku polong-polongan fabaceae. Benih kacang hijau yang disimpan di gudang dapat terkontaminasi oleh toksin yang dihasilkan oleh cendawan sehingga tumbuh dan menempel pada benih. Adanya serangan cendawan penyebab terjadinya penurunan produksi kacang hijau. Berdasarkan data Kementerian Pertanian pada tahun 2016, produksi kacang hijau di Indonesia mengalami penurunan sejak 2011 hingga 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi dan mengidentifikasi cendawan terbawa benih pada kacang hijau dengan metode pemeriksaan biji kering dan pencucian benih (grinding). Penelitian dilaksanakan pada November 2023 sampai Januari 2024 di Laboratorium Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. Penelitian ini menggunakan 5 varietas kacang hijau yaitu Vima 1, Vima 2, Vima 3, Vima 4, Vima 5, dan Kutilang. Hasil penelitian dengan metode pemeriksaan biji kering menunjukkan kualitas benih normal paling tinggi adalah Varitas Vima 5 dengan persentase benih 66,75%. Metode pencucian benih (grinding) ditemukan 11 isolat cendawan terbawa benih dengan satu varietas teridentifikasi Aspergillus sp., A. flavus, A. niger, A. fumigatus dan 3 lainnya belum teridentifikasi.





_1.png)


