Pengaruh Tipe Tanah dan Varietas Mangrove terhadap Keberhasilan Penanaman di TWA Pantai Panjang dan Pulau Baai, Bengkulu

Authors

  • Zaptia Tavtazany Prodi Ilmu Kelautan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Jl. W. R. Supratman, Kandang Limun, Provinsi Bengkulu, 38371, Indonesia
  • Nella Tri Agustini Prodi Ilmu Kelautan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Jl. W. R. Supratman, Kandang Limun, Provinsi Bengkulu, 38371, Indonesia
  • Selly Ratna Sari Prodi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Jl. W. R. Supratman, Kandang Limun, Provinsi Bengkulu, 38371, Indonesia

Keywords:

Ekosistem, Mangrove, Survival Rate, Tipe Tanah

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pesisir, menahan abrasi, serta menyediakan habitat bagi berbagai biota akuatik. Namun, degradasi ekosistem mangrove akibat aktivitas antropogenik terus meningkat, termasuk di kawasan Muara Sungai Bengkulu. Kondisi ini menjadikan upaya rehabilitasi sebagai urgensi utama untuk memulihkan fungsi ekologis mangrove. Salah satu faktor penentu keberhasilan rehabilitasi adalah kesesuaian antara varietas mangrove dan tipe tanah tempat penanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keberhasilan pertumbuhan mangrove pada dua tipe tanah berbeda (berpasir dan berlumpur) menggunakan dua varietas umum, yaitu Rhizophora mucronata dan Avicennia marina. Metode penelitian dilakukan melalui survei lapangan untuk identifikasi zona penanaman, pembibitan, penanaman langsung di lapangan, serta monitoring pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup (survival rate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa substrat berlumpur memberikan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dibandingkan tanah berpasir. Tanah berlumpur yang memiliki tekstur halus dan kandungan nutrien tinggi memungkinkan perkembangan akar lebih optimal, sedangkan tanah berpasir kurang stabil sehingga menghambat pertumbuhan akar. Perhitungan survival rate menunjukkan tingkat keberhasilan penanaman berada pada kategori rendah, yang dipengaruhi oleh kondisi substrat dan dinamika pasang surut. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemilihan tipe tanah dan varietas mangrove yang tepat merupakan faktor kunci dalam kegiatan restorasi ekosistem pesisir. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis karakteristik lahan untuk meningkatkan efektivitas rehabilitasi mangrove di kawasan Muara Sungai Bengkulu.

Downloads

Published

2026-06-03

How to Cite

Tavtazany, Z., Agustini, N. T., & Sari, S. R. (2026). Pengaruh Tipe Tanah dan Varietas Mangrove terhadap Keberhasilan Penanaman di TWA Pantai Panjang dan Pulau Baai, Bengkulu. PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN, 4, 152–157. Retrieved from https://semnas.bpfp-unib.com/index.php/semnaskel/article/view/396

Most read articles by the same author(s)