Manajemen Manajemen Pemberian Pakan Pada Budidaya Ikan Bawal Bintang (Trachinotus blochii) dengan Metode Keramba Jaring Apung (KJA) di BBPBL Lampung
Keywords:
Bawal Bintang, Efisiensi Pakan, Keramba Jaring Apung, Manajemen Pakan, PertumbuhanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis manajemen pemberian pakan pada budidaya ikan bawal bintang (Trachinotus blochii) dengan metode Keramba Jaring Apung (KJA) di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung. Permasalahan utama dalam kegiatan budidaya adalah tingginya biaya produksi yang sebagian besar berasal dari pakan serta kurang optimalnya pengelolaan pakan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan. Kegiatan observasi dilakukan selama 26 hari pemeliharaan dengan padat tebar sebesar 300 ekor/m3. Metode observasi langsung dengan mengikuti seluruh tahapan budidaya mulai dari persiapan wadah, penebaran benih, pemberian pakan, hingga proses sampling dan monitoring. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan parameter Feeding Rate (FR), Feed Conversion Ratio (FCR), Specific Growth Rate (SGR), dan Survival Rate (SR). Hasil menunjukkan bahwa pemberian pakan dilakukan secara teratur sebesar 3% dari biomassa ikan atau sekitar 1,8 kg/hari selama 26 hari pemeliharaan. Pertumbuhan ikan mengalami peningkatan dari bobot awal 300 gram menjadi 466,4 gram. Nilai FCR sebesar 1,4 menunjukkan efisiensi pemanfaatan pakan yang baik, SGR sebesar 1,69%/hari menunjukkan laju pertumbuhan yang optimal, serta SR sebesar 98,5% menunjukkan tingkat kelangsungan hidup yang sangat tinggi. Dengan demikian, manajemen pemberian pakan yang tepat dan terkontrol berperan penting dalam meningkatkan efisiensi pakan, pertumbuhan, serta keberhasilan budidaya ikan bawal bintang pada sistem Keramba Jaring Apung.
