Variabilitas Biogeokimia dari pH dan Tekanan Parsial Karbondioksida (pCO2) di Perairan Selatan Jawa Berdasarkan Data Argo Float
Biogeochemical Variability of pH and Carbon Dioxide Partial Pressure (pCO2) in the Southern Waters of Java Based on Argo Float Data
Keywords:
Argo Float, Biogeokimia, pH, pCO2, Pengasaman LautAbstract
Perairan Selatan Jawa merupakan wilayah dinamis yang dipengaruhi oleh sistem monsun dan fenomena upwelling musiman, yang berdampak signifikan pada siklus karbon laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji variabilitas temporal pH dan tekanan parsial karbondioksida pCO₂ di Perairan Selatan Jawa (8°–13° LS dan 106°–114° BT) menggunakan data profil dari Biogeochemical-Argo Float periode 2010–2025. Metode penelitian melibatkan pengolahan data sekunder dari World Ocean Database (WOD) menggunakan perangkat lunak Ocean Data View (ODV), di mana nilai pCO₂ diestimasi melalui pendekatan sistem karbonat laut berdasarkan parameter pH, suhu, dan salinitas. Hasil analisis menunjukkan adanya variabilitas musiman yang kuat, di mana penurunan nilai pH dan peningkatan pCO₂ secara signifikan terjadi pada musim timur (Juni–Agustus). Fenomena ini berkaitan erat dengan intensitas upwelling yang mengangkat massa air kaya karbon dan rendah oksigen ke lapisan permukaan. Pada kolom air yang lebih dalam, ditemukan zona minimum pH (7,7–7,9) pada kedalaman 500–1500 meter yang berasosiasi dengan proses remineralisasi bahan organik. Secara jangka panjang, data menunjukkan tren penurunan pH permukaan yang konsisten dengan fenomena pengasaman laut global. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dinamika fisik akibat monsun merupakan penggerak utama variabilitas biogeokimia di wilayah tersebut. Penggunaan data Argo Float terbukti efektif dalam memantau perubahan kimiawi laut secara kontinyu di wilayah yang sulit dijangkau oleh observasi, memberikan dasar penting bagi pemahaman mitigasi dampak perubahan iklim di perairan Indonesia.
