Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis dalam Visualisasi Informasi Peta di Pulau Bintan Provinsi Kepulauan Riau

Authors

  • Ana Ariasari Prodi Sains Perikanan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu, Jl. W.R. Supratman, Kandang Limun, Provinsi Bengkulu, 38371, Indonesia
  • Febriyanti Prodi Ilmu Kelautan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Jl. W. R. Supratman, Kandang Limun, Provinsi Bengkulu, 38371, Indonesia
  • Bagus Atmaja Prodi Ilmu Kelautan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Jl. W. R. Supratman, Kandang Limun, Provinsi Bengkulu, 38371, Indonesia
  • Tirta Nur Hafizah Prodi Ilmu Kelautan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Jl. W. R. Supratman, Kandang Limun, Provinsi Bengkulu, 38371, Indonesia
  • Mita Puspita Sari Prodi Ilmu Kelautan, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Jl. W. R. Supratman, Kandang Limun, Provinsi Bengkulu, 38371, Indonesia

Keywords:

Bintan, Peta, Sistem Informasi Geografis, Visualisasi

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah namun pengelolaannya belum optimal akibat kurangnya data spasial yang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan visualisasi informasi peta dan mengidentifikasi potensi daerah pesisir dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode penelitian yang digunakan adalah pengolahan data geospasial menggunakan aplikasi ArcGIS dan data Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) yang diperoleh dari situs resmi Tanah Air Indonesia. Tahapan penelitian mencakup identifikasi tutupan lahan, batas administrasi, unsur perairan, serta sarana dan prasarana wilayah. Hasil penelitian menunjukkan visualisasi peta yang terperinci mengenai pembagian wilayah administrasi kecamatan dan berbagai objek tutupan lahan yang diklasifikasikan berdasarkan SNI 7645:2010, meliputi lahan terbangun, lahan pertanian, bukan lahan pertanian, dan badan air. Objek spesifik yang terpetakan mencakup pemukiman, hutan, perkebunan, sungai, hingga infrastruktur transportasi seperti bandara dan pelabuhan. Pemetaan ini memvisualisasikan informasi alami dan non alami secara spasial sehingga dapat dijadikan acuan bagi berbagai pihak yang membutuhkan data spasial. Penggunaan data geospasial melalui SIG merupakan instrumen krusial dalam merencanakan tata ruang yang efektif, mencegah tumpang tindih penggunaan lahan, serta menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan konservasi lingkungan laut secara berkelanjutan di Pulau Bintan.

Downloads

Published

2026-06-03

How to Cite

Ariasari, A., Febriyanti, Atmaja, B., Hafizah, T. N., & Sari, M. P. (2026). Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis dalam Visualisasi Informasi Peta di Pulau Bintan Provinsi Kepulauan Riau. PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN, 4, 219–224. Retrieved from https://semnas.bpfp-unib.com/index.php/semnaskel/article/view/409

Most read articles by the same author(s)