Manajemen Pemantauan Kualitas Air Tambak Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Di PT. Laut Biru Bengkulu
Keywords:
Bengkulu, Kualitas Air, Pengontrolan, Tambak Udang VannameiAbstract
Studi ini dilaksanakan di tambak intensif PT Laut Biru Bengkulu (LBB), Kecamatan Air Napal, Kabupaten Bengkulu Utara, yang bertujuan untuk mengetahui manajemen pemantauan kualitas air pada kolam pembesaran udang vaname (Litopanaeus vannamei). Kegiatan pengontrolan kualitas air tambak udang vaname dilakukan dengan pemantauan harian pada lima kolam berbeda, yaitu kolam A1, A2, A3, A11, dan A12. Parameter kualitas air yang dipantau setiap hari meliputi kecerahan, pH, dissolved oxygen (DO), dan suhu, sedangkan pengecekan nitrit dilakukan secara mingguan. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa kolam A1 memiliki rata-rata pH 8,1, DO 4,9 mg/L, kecerahan 41,4 cm, suhu 28,5°C, dan nitrit 0,319 ppm. Kolam A2 memiliki pH 8,1, DO 4,8 mg/L, kecerahan 40,4 cm, suhu 28,4°C, dan nitrit 0,394 ppm. Kolam A3 menunjukkan nilai pH 8,2, DO 4,8 mg/L, kecerahan 40,5 cm, suhu 28,4°C, dan nitrit 0,298 ppm. Kualitas air di kolam A11 didapatkan pH 8,1, DO 4,8 mg/L, kecerahan 40,2 cm, suhu 28,5°C, dan nitrit 0,203 ppm, sedangkan kolam A12 memiliki pH 8,1, DO 4,8 mg/L, kecerahan 42 cm, suhu 28,5°C, dan nitrit 0,147 ppm. Hasil studi ini menunjukkan bahwa manajemen pemantauan parameter kualitas air secara rutin dapat membantu menjaga kondisi optimal lingkungan tambak untuk mendukung pertumbuhan udang vannamei secara intensif. Pemantauan berkelanjutan sangat penting untuk memastikan kualitas air tetap stabil dan mendukung performa produksi yang maksimal.
